AXA Tower Kuningan City

COMODITY

Sesuatu benda nyata yang relatif mudah di perdagangkan, yang biasanya dapat dibeli atau dijual oleh Investor melalui bursa berjangka

PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Jl. Prof. DR. Satrio Kav. 18 Kuningan Setia Budi, Jakarta 12940 Telp : (021)30056300, Fax : (021)30056200

Transaksi anda kami jamin aman dari virus, hacker atau gangguan sejenisnya. Karena trading platfoen kami telah terproteksi sangat baik

Jumat, 09 Desember 2016

Ponsel Axioo Sudah Go International | PT Rifan Financindo Berjangka


Jakarta, Rifan Financindo Berjangka - Merk Axioo boleh saja dipandang sebelah mata. Namun sejumlah produk buatannya, seperti smartphone dan tablet sudah dijual di beberapa negara.

Setidaknya itulah yang dipaparkan oleh CEO PT. Tera Data Indonusa Samuel Law selepas acara peletakkan batu pertama pabrik ketiga Axioo yang terletak di Cakung, Jakarta Timur. Menurutnya, merk Axioo sudah beredar di kurang lebih delapan negara, seperti Turki, Rusia, India, Vietnam, Filipina, dan beberapa negara lain.

Sayang, ponsel dan tablet itu bukan hasil ekspor dari dua pabriknya yang sudah berdiri di Pulo Gadung dan Bizpark. Karena Axioo hanya menjual lisensi dan desain.

"Kami punya kantor di Shenzhen dan Singapura. Jadi design center kami di Singapura, di mana desain yang kami buat dipakai di sejumlah pasar di beberapa negara. Untuk perakitannya ya di negara terkait," tutur Samuel di Cakung, Jakarta Timur, Kamis (8/12/2016).

Untuk pelabelannya sendiri, Axioo mengaku tak harus menggunakan label Axioo. Beberapa produsen menggunakan nama yang berbeda.

"Tidak harus pakai nama Axioo. Tapi tetap lisensinya dari Axioo," pungkasnya.

Lebih lanjut Samuel mengatakan bahwa untuk saat ini pihaknya akan fokus menggarap smartphone. Bisnis PC yang dulu membesarkan namanya tak terlalu diseriusi.

Hal ini karena memang penjualan terbesar diraih oleh smartphone. "Kalau kami lihat dalam beberapa tahun memang bisnis PC mengalami penuruan. Di Axioo sendiri porsi terbesar dipegang oleh smartphone yakni 40%, tablet 30%, dan PC 30%.



it - rfbaxa

Kamis, 08 Desember 2016

Apple Didenda Rp 5,9 Miliar Karena Limbah Elektronik | Rifan Finacindo


Jakarta, Apple diharuskan membayar dengan senilai USD 450 ribu atau sekitar Rp 5,9 miliar karena dianggap melanggar aturan pembuangan limbah elektronik.

Menurut California Enviromental Protection Agency (CEPA), Apple diharuskan meningkatkan pengecekan di fasilitas pembuangan limbahnya yang terletak di Cupertino, California, dan Sunnyvale.

Menurut lembaga pemerintah itu, Apple mengoperasikan fasilitas pembuangan limbah di Cupertino antara tahun 2011 hingga 2012, yang memproses sekitar 500 ton limbah sebelum menutupnya pada Januari 2013.

Fasilitas tersebut kemudian dipindahkan ke Sunnyvale, dan sudah memproses sekitar 400 ton limbah sebelum melaporkan keberadaan fasilitas tersebut ke pihak berwajib, demikian dikutip detikINET dari Phone Arena, Kamis (8/12/2016).

Nah rupanya, dalam fasilitas di Sunnyvale tersebut Apple mengumpulkan bubuk-bubuk metal dan mengirimkannya ke fasilitas pembuangan yang tak terlisensi untuk menangani limbah semacam itu. Limbah bubuk metal mudah terbawa angin dan sangat berbahaya untuk alam dan manusia. Itulah yang menyebabkan mereka kena denda cukup besar.



PT Rifan Financindo

Rabu, 07 Desember 2016

Gempa 6,4 SR Guncang Aceh, Tidak Berpotensi Tsunami | Rifan Financindo


Jakarta, Rifan Financindo Berjangka - Gempa bumi berkekuatan 6,4 SR mengguncang Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Menurut informasi dari BMKG, gempa terjadi pada pukul 05.03 WIB, Rabu (7/12/2016). Pusat gempa berada di timur laut Kabupaten Pidie.

Ada pun kedalaman pusat gempa yakni 10 kilometer.


"Kabarnya ada satu orang yang terjebak dalam reruntuhan bangunan toko di Pidie Jaya. Kita sedang cek," kata Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah Kabupaten Pidie Apriadi saat dihubungi detikcom, Rabu (7/12/2016).

BPBD Pidie mulai mengarahkan tim ke Pidie Jaya. Alat berat juga mau dikerahkan untuk bantu evakuasi. Tapi kendalanya, BPBD harus berkoordinasi dengan instansi terkait.

"Kita tidak punya alat berat sendiri. Padahal ini penting saat darurat begini," jelas Apriadi.

Menurutnya, pihak BPBD belum mempunyai data kerusakan akibat gempa. Sementara di Kabupaten Pidie belum ada laporan kerusakan atau korban jiwa.

"Warga di Pidie ramai yang sudah meninggalkan rumah dan mencari tempat aman," kata Apriadi.

Saat gempa terjadi, listrik padam di Kabupaten Pidie. Warga berhamburan keluar rumah. Hingga kini, sebagian warga masih bertahan di luar rumah. 



Selasa, 06 Desember 2016

Kalau Sudah Ada NPT, Ngapain Perlu SNI? | Rifan Financindo Berjangka


Jakarta - Kalangan produsen, distributor dan importir pelumas yang tergabung dalam Perhimpunan Distributor, Importir dan Produsen Pelumas Indonesia (Perdippi) merasa keberatan dengan rencana pemerintah mewajibkan label SNI (Standar Nasional Indonesia) pada produk pelumas.

Selama ini, produsen pelumas memiliki Nomor Pelumas Terdaftar (NPT). NPT adalah Nomor yang diberikan oleh Ditjen Minyak dan Gas Bumi terhadap suatu nama dagang Pelumas setelah memenuhi persyaratan yang ditetetapkan.

Kenapa diterbitkan oleh Ditjen Migas, karena memang pelumas adalah produk yang peredarannya di bawah pengawasan Ditjen Migas. Nomor NPT bisa didapatkan biasanya di bagian bawah botol atau kemasan pelumas. 

Pada saat pelumas akan didaftarkan, harus melalui tes laboratorium di Lembaga Minyak dan Gas Bumi (Lemigas). Semua formula pelumas dibongkar di laboratorium itu.

"Sudah ada 8.000 lebih NPT yang diterbitkan di Indonesia. Meskipun ada 8.000-an bukan berarti ada ribuan merek, tapi ratusan merek pelumas lah," ujar Ketua Umum Perdippi Paul Toar.

Jika pemerintah memaksakan menggunakan SNI, impor produk pelumas akan semakin sulit, dan dia khawatir akan terjadi masalah di proses distribusi pelumas terutama ke daerah-daerah terpencil. 

"Ini akan menambah kerumitan di pintu masuk bagi pelumas impor karena Bea Cukai bekerja berdasarkan HS Code, dan tidak semua pelumas memiliki SNI. Selain itu banyak persoalan dalam distribusi, polisi dalam rangka penegakan SNI wajib pelumas akan susah membedakan mana pelumas yang SNI wajib dan mana yang belum. Kerumitan ini akan terjadi terutama sekali di daerah terpencil," ujarnya.



sumber: www.detik.com

Senin, 05 Desember 2016

Cerita Basoeki Abdullah Jadi Pelukis Para Raja Dunia


Jakarta, PT Rifan Financindo Berjangka -  Usai peluncuran gedung baru Museum Basoeki Abdullah di Jalan Keuangan Raya pekan lalu, kini giliran Balai Lelang Masterpiece yang meluncurkan sebuah buku. Buku yang ditulis oleh Agus Dermawan T dan diberi judul 'Basoeki Abdullah - Painter of Kings' atau 'Basoeki Abdullah - Pelukis Para Raja' itu menampilkan kiprah sang maestro jadi pelukis para Raja dunia. Seperti apa? 

Diceritakan Basoeki Abdullah mulai dikenal dunia sejak penobatan Ratu Yuliana di Amsterdam, Belanda, serta berhasil menang sayembara melukis dan mengalahkan 87 pelukis Eropa lainnya. Dia meraih juara II namun Ratu Yuliana menyukai hasil lukisannya dibandingkan juara pertama. 

"Rupanya Ratu lebih berminat memakai Pak Basoeki dari yang juara kedua. Sehingga statusnya jadi pelukis lima raja yang ada di dunia," kata penulis sekaligus kritikus seni rupa, Agus Dermawan T, saat peluncuran buku 'Basoeki Abdullah - Painter of Kings' di kawasan Petojo Selatan, Jakarta Pusat. 

Baca Juga: Balai Lelang Masterpiece Luncurkan Buku 'Basoeki Abdullah - Painter of Kings'

Agus menceritakan tak hanya Ratu Juliana saja yang menyukai lukisan Basoeki, tapi Basoeki juga diangkat menjadi pelukis Istana Thailand. "Dari Thailand Pak Bas didatangi oleh Kamboja dan bekerja di sana selama 1,5 tahun. Istri Ferdinand Marcos tahu kalau lukisan Pak Bas akan membuat perempuan lebih cantik dari alinya dan dia juga minta dilukiskan," terang Agus. 

Sebelum Ratu Juliana, Sultan Brunei Darussalam pun tertarik dengan goresan Basoeki dan memintanya untuk ke sana. Agus pun terkenang dengan cerita Basoeki ketika berada di Thailand. 

"Ketika Pak Bas jadi pelukis di Istana Thailand, semua lukisan diturunkan dan diganti dengan lukisan Pak Basoeki. Di Thailand, reputasi Pak Bas sangat luar biasa dan satu-satunya pelukis yang dipercaya, dan sampai sekarang ada 70 lukisan Raja Thailand yang ada di sana," ungkap Agus. 

Mikke Susanto yang pernah menjadi kurator pameran '100 Tahun Basoeki Abdullah' tahun lalu mengatakan sejak kecil, pria kelahiran 27 Januari 1915 silam sudah dekat dengan lingkungan istana. "Situasi dan atmosfir Istana memang sudah familiar dengan Basoeki, jadi masuk akal dan tidak mengherankan sejarahnya kalau Basoeki menjadi pelukis para Raja dunia," kata Mikke. 

Basoeki Abdullah merupakan maestro seni lukis Indonesia yang memperoleh easiswa untuk belajar di Akademik Seni Rupa (Academie Voor Beeldende Kunsten) di Den Haag, Belanda, dan menyelesaikan studinya dalam waktu 3 tahun dengan meraih penghargaan Sertifikat Royal International of Art (RIA). 

Gaya lukisan realis dan naturalis membuat karyanya dipamerkan di Bangkok, Malaysia, Jepang, Belanda, Inggris, Portugal, dan negara lain. Ada sekitar 22 negara yang memiliki karya Basoeki.


id - rfbaxa